http://downloads.totallyfreecursors.com/thumbnails/banana1.gif

Jumat, 09 November 2012

MOVE ON

Look on the sky
many start shine beautifully
but my heart so dark
without you....

my tears fall slowly
I cry silently
I cry hopelessly
cause i know you never love me

it's hurting because of you
I hate all your lies
I can't believe it
cause your love is lie

I've had enough of you shadows
and now i will forget you
I will find someone else
someone that true love me....
READMORE....!!

Kamis, 08 November 2012

Membawakan Presentasi Bahasa Inggris

Bagian 1 – INTRODUCTION
Bagian 2 – BODY
Bagian 3 – CONCLUSION
Plus TANYA-JAWAB
Kita akan membahas setiap dari ketiga bagian ini secara lebih rinci sebagai berikut.
INTRODUCTION (Pembukaan)
Introduction atau pembukaan merupakan bagian yang paling penting dari presentasi. Cara anda membuka presentasi akan memberikan kesan pertama bagi peserta. Anda harus berkonsentrasi agar bisa melakukan pembukaan dengan baik dan benar. Bagian pembukaan ditujukan untuk:
  1. Menyambut para peserta
  2. Memperkenalkan topik yang akan dipresentasikan
  3. Memberikan garis besar struktur presentasi
  4. Memberikan instruksi tentang cara bertanya
Berikut adalah beberapa contoh ungkapan yang dapat digunakan untuk masing-masing tujuan di atas. Tentunya anda perlu memodifikasinya sesuai kebutuhan.
Menyambut para peserta
Mulailah dengan mengucapkan salam/greeting, kemudian diikuti dengan ucapan terima kasih atas kehadiran peserta atau atas kesempatan yang diberikan. Jika memang diperlukan, perkenalkan diri anda secara singkat dan posisi anda dalam membawakan presentasi tersebut. Contoh:
- “Good morning, ladies and gentlemen. First of all I would like to say thank you very much for coming today, it’s great to see you all here.”
- “Good morning, everybody. Before start I would like to say thank you for coming today, it’s an honor to be here with you today. My name is Masdin and I’m the manager of LSE Project”.
Memperkenalkan topik presentasi
Setelah mengucapkan salam dan menyambut peserta, selanjutnya anda perlu menyatakan tujuan atau topik presentasi. Contoh:
- “I am going to talk today about ….”
- “The porpuse of my presentation is to ….”
- “Today we are going to look at the ….”
Memaparkan garis-garis besar presentasi
Selanjutnya anda perlu memaparkan garis-garis besar atau urutan poin-poin presentasi untuk memberikan gambaran umum bagi peserta tentang arah presentasi yang akan anda bawakan. Contoh:
- “To start with I’ll describe the progress made this year. Then I’ll mention some of the problems we’ve encountered and how we overcame them. After that I’ll consider the possibilities for further growth next year. Finally, I’ll summarize my presentation.”
- “First we will look at the proposed schedule, next we will look at ways of improving the schedule, finally you will hear three strategies we can consider. We hope this will help you see the key points we need to keep in mind as we evaluate the benefits and risks of this project.”
Menjelaskan cara bertanya bagi peserta
Setelah semua tahapan di atas, anda juga perlu menjelaskan kepada peserta ‘aturan main’ dalam memberikan pertanyaan. Contoh:
- “Do feel free to interrupt me if you have any questions.”
- “I’ll try to answer all of your questions after the presentation.”
- “I plan to keep some time for questions after the presentation.”
BODY (Isi Presentasi)
Bagian body adalah presentasi yang sesungguhnya. Jika bagian pembukaan dipersiapkan dan diutarakan dengan baik, maka tentunya anda dapat memegang ‘kendali’. Anda akan merasa rileks dan percaya diri.
Bagian body presentasi harus terstruktur dengan baik, dibagi secara runtut, dengan banyak visual yang ditata dengan hati-hati.
Ingat poin-poin penting berikut saat menyampaikan body (isi) presentasi anda:
  • jangan terburu-buru
  • bersemangat
  • memberi waktu untuk mengamati visual-visual
  • mempertahankan eye-contact
  • mengatur suara
  • tampil bersahabat
  • patuh pada struktur presentasi
  • menggunakan catatan kecil
  • membuat signposting (‘penunjuk jalan’) selama presentasi
  • tetap sopan ketika menghandle pertanyaan-pertanyaan sulit
CONCLUSION (Kesimpulan)
Kesimpulan digunakan untuk:
  1. Merangkum
  2. Memberikan saran-saran jika perlu
  3. Berterima kasih kepada audiens
  4. Mempersilakan bertanya
Berikut beberapa contoh ungkapan yang bisa digunakan pada bagian Conclusion. Tentunya anda dapat melakukan modifikasi sesuai kebutuhan.
Merangkum
- “To conclude,…”
- “In conclusion,…”
- “Now, to sum up…”
- “So let me summarise/recap what I’ve said.”
- “Finally, may I remind you of some of the main points we’ve considered.”
Memberikan saran-saran
- “In conclusion, my recommendations are…”
- “I therefore suggest/propose/recommend the following strategy.”
Berterima kasih kepada audiens
- “Many thanks for your attention.”
- “May I thank you all for being such an attentive audience.”
Mempersilakan bertanya
- “Now I’ll try to answer any questions you may have.”
- “Can I answer any questions?”
- “Are there any questions?”
- “Do you have any questions?”
- “Are there any final questions?”
QUESTIONS (Tanya-Jawab)
Pertanyaan merupakan peluang yang baik bagi anda untuk berinteraksi dengan peserta. Cobalah memprediksi pertanyaan-pertanyaan yang mungkin ditanyakan sehingga anda bisa mempersiapkan kemungkinan-kemungkinan jawaban sebelumnya. Anda bisa membolehkan peserta bertanya sambil anda membawakan presentasi, atau mempersiapkan waktu khusus di akhir presentasi. Normalnya, itu tergantung kepada anda, dan harus menjelaskan hal ini di bagian pembukaan (seperti dijelaskan di atas). Bersikaplah sopan dengan semua penanya, bahkan jika mereka menanyakan pertanyaan-pertanyaan sulit. Biasanya, anda bisa merumuskan ulang sebuah pertanyaan yagn dianggap kurang jelas. Atau menjawab pertanyaan dengan pertanyaan lain. Atau bahkan meminta komentar atau tanggapan dari peserta yang lain.
Demikianlah bagaimana melakukan presentasi bahasa Inggris, biasakan diri anda melakukan presentasi dengan pola-pola ini dan anda akan terlihat profesional dalam setiap kesempatan presentasi.
READMORE....!!

Kamis, 01 November 2012

Untuk yang Terakhir

Sekarang aku mengerti tentang sebuah perubahan.
Tak mudah memang meraih bunga abadi.
Tapi tangan ini ingin meraihnya.

Sekarang,
Aku tak memaksakan kehendak.
Semua terserah, apa adanya.
Bukan berarti aku tak perduli.

Lihat dan dengar aku.
Kamu adalah kamu.
Aku sayang kamu dari sini.
Andai aku menyakitimu karena ego ku?
Aku benci pada diri ini...

Haruskah bunga abadi akan mati?
Dan benihnya terbang lalu jatuh,
Jatuh pada hati ini.
Dan tumbuh mengakar di dalamnya.
Selamanya, dan mati bersama hati.

Beberapa rajut hitam kita lalui...
Aliran pasir kita tapaki,.
Pada akhirnya kita berdua.
Kitalah berdua, selamanya.
Sampai mati.
READMORE....!!

Mencintai Bukan Untuk Pergi

Sabar ini mulai menemui titik ujung,
Rasanya tak mau lagi bersabar,
Sempit, sesempit meja yang terjepit.
Tak ada lagi celah yang mempersilahkan bernafas.
Tapi aku bersabar,
Sebenarnya apa yang membuatku bersabar?
Kadang amarah muncul menemani kekacauan ku.


Bayang - bayangnya seakan meminta.
Apa yang dia pinta?
Jujur aku tak menemui faham.

Aku tak dengar kata2 lembutnya.
Aku tak menyentuh tangan hampanya,
tangan yang butuh belaian.
Aku tak menatap mata indah dengan kaca2 nya.
miliknya, dan aku miliknya,.

Apa harus sejenak pergi saja.
Untuk kembali pada selimut rindunya.
Berat untukku pergi,
Karena "mencintai bukan untuk pergi"
READMORE....!!

Minggu, 28 Oktober 2012

SAD ENDDING or HAPPY ENDDING I DON'T KNOW :)

Nah itulah 5x ketemuan bersama dya, sederhana tetapi penuh arti dan kenangan yang sulit ku lupakan. Kini semua itu gak mungkin terulang kembali karna dya udah punya yang lain aku tau karna dya bilang sendiri dan aku sering ng’stalk profil dya di facebook sampai saat ini pun kebiasaaanku itu tak berubah. Aku masih ingat waktu aku membuka profil dya dan menemukan status “bertemu kawanku” dan disitu terdapat komentar seorng cewek dan aku yakin kalo dyalah cewek yang sedang dekat dengannya, beberapa hari dya menulis status lagi “semenjak bertemu kemarin jadi inget kamu terus” keyakinanku bertambah 100% dan aku menemukan komentar dya yang menyebutkan kata “sayang” aku sempat shock dan menangis akhirnya ku like semua dan gak lama kemudian dya sms dan meminta maav, aku bingung dengan sikap dya yang seperti itu. Aku sempat marah-marah sama dya, aku sempat nyuruh dya untuk gak hubungan lagi sama cewek itu. Tapi aku sadar aku bukan siapa-siapa bagi dya, aku gabisa berbuat apa apa. Akhirnya kuputuskan untuk bilang ke dya kalo aku sebenarnya sayang dya, benar-benar sayang dan meminta mengulang kembali masa-masa manis dulu, dya tak menjawab dan hanya memutar pembicaraan. Dan malamnya aku beranikan diri untuk bertanya kepada dya apakah dya masih sayang sama aku, dya menjawab masih tapi tak seperti dulu membaca sms itu aku sempat meneteskan air mata dan aku bertanya lagi apa alesan dya gak sayang seperti dulu lagi? Dya pun gatau, perasaan itu tiba-tiba hilang begitu saja dan ada seseorang yang mematahkan egonya yah benar saja cewek yang selama ini dekat dengan dya, cewek yang memberi semangat dya saat ku menjauhinya, cewek yang dya temui itulah sosok yang mengisi hatinya sekarang. Membacaitu semua aku gak tahan mempertahankan air mata yang terus menerus berjatuhan, aku sempat berontak dalam hati apakah tak ada kesempatan kedua untukku? Atau mungkin ini bukan kesempatan kedua, aku telah lama menyia-nyiakan dya. Saat dya bertahan menungguku kembali aku tak menghiraukan dan kini disaat aku sadar bahwa orang yang aku sayang adalah dya, ternyata dya telah bersama orang lain. Sempat terlintas dibenakku apa ini yang namanya KARMA? Apa ini yang dya rasakan saat aku menyia-nyiakannya? Aku hanya bisa meratapi nasib ini dan aku sempat memutuskan untuk tak menghubunginya lagi, dengan cara vakum facebook, twitter, BBM, mematikan BB dan HP. Aku berfikir dengan cara itulah aku dapat melupakan dya dan ingin tau apakah dya mencariku, seandainya dya mencariku berarti dya masih sayang kepadaku akan tetapi usahaku gagal hanya berlangsung sehari dan dya tak mencariku itu mungkin pertanda bahwa benar bukan aku yang sekarang di hatinya. Aku sempat cerita dengan teman BBM ku tentang masalah ini, dan akhirnya aku memutuskan untuk tetap menjalin komunikasi dengan dya dan melupakan sejenak sakit hati ini, aku bahagia melihat dya bahagia dan semoga pilihan dya ada pilihan yang terbaik untuk dya, aku sempat beranggapan kalo cinta itu harus memiliki tapi anggapan itu sekarang musnah kini aku tahu cinta tak harus memiliki, hanya bisa melihat dan merelakan dya bahagia bersama orang yang dya sayang itulah cinta sejati. Kini ku berniat menyelesaikan study ku dan tak akan memikirkan makhluk yang bernama cowok, aku ingin lulus dengan nilai yang bagus dan diterima di Perguruan Tinggi negri, yang aku inginkan menjadi dokter dan membahagiakan orang-orang yang aku sayang, orang tuaku, kakak-kakakku, adik-adikku, keluargaku, teman-teman dan sahabat-sahabatku, termasuk dya sosok yang aku sayangi selama ini. Selamat tinggal kenangan, kini kumulai berjalan memulai hariku tanpamu.
READMORE....!!

KEBUN TEH

Kalian yang pernah kesana atau rumah kalian dekat situ pasti beranggapan bahwa kalo ada sepasang kekasih yang pergi kesana pasti berbuat macem-macem tapi aku gak berfikiran seperti itu, aku hanya ingin melihatkan dya tempat yang tak ada di daerah dya. Aku yang bawa motor soalnya kaki dya sedang sakit, sampainya di kebun teh kami berdua hanya berbincang-bincang saja dan dya mengajakku naik ke atas. Di atas kami berbincang-bincang dan aku tak henti melihat senyuman dya. Kami berdua duduk dan dya menyuruhku untuk mendekat kami pun foto berdua, sampai sekarang foto itu pun masih aku simpan (buat kenang-kenangan, hehe) setelah foto-foto dya memelukku dari belakang dan menciumi leherku, aku sempat geli diperlakukan seperti itu dan memintanya untuk menyudahi akhirnya dya menghentikan hal itu dan memalingkanku ke arahnya dan kami pun saling berciuman. Lama tak berjumpa membuat aku tak ingin menyudahi perbuatan itu alhasil perbuatan kami pun semakin tak wajar (perlu diinget kami gak sampai berbuat separah ariel dan cut tari #ehh). 15menit lebih kayanya hal itu terjadi akhirnya kami memutuskan tuk kembali kebawah, lagipula kassian motorku aku tinggalin. Perjalanan ke bawah kami sempat foto-foto, entah aku foto dya dan sebaliknya. Sampainya dibawah ada penjual cemilan menghampiri dan dya membelikan aku minuman dan makanan kecil. Kami berdua pun memakannya bersama, terkadang menyuapi dan saling usil. Hari pun mulai sore dan kami pun pulang. Disinilah tempat terakhirku bertemu dengannya, tempat penuh kenangan bersam orang yang aku kasih. Sampai suatu ketika aku diajak kakakku ke tempat itu lagi aku hanya bisa tersenyum.
READMORE....!!

PINGGIR SUNGAI

Kalian pasti bertanya tanya “hah ?pinggir sungai? Apaan nih” iya sih rada aneh yang satu ini tapi emang bener di pinggir sungai. Sebelum ke arah satu ini aku ceritain awalnya dulu deh. Dya dateng ke daerah ku naik bus, dan aku menjemputnya di terminal. Rencananya sih kami mau double date sama sahabaku dan pacarnya, setelah menjemput dya di terminal aku langsung ke rumah sahabatku, aku suruh dya yang bawa motor. Sampainya di rumah sahabatku ternyata pacar sahabatku tuh udah dateng eh aku langsung kaget karna pacar sahabatku berada di kamar (jangan negthing dulu yah, Cuma maenan laptop kok, hehe). Dya keluar rumah dan aku susul, kami bercanda gurau dihalaman depan. Gak lupa aku manja-manjaan sama dya (Cuma bersandar di bahu dya kok), sahabatku nyuruh ke dalem aja soalnya gak enak dilihat orang (perlu diinget nih di rumah gak ada siapa siapa Cuma kami ber-4 sama adeknya sahabatku juga sih, tapi adeknya trus maen gatau kemana). Kami berdua dudduk di sofa ruang tengah dan dya merasa ngantuk, aku suruh aja dya tiduran dengan kepalanya berada di pangkuanku (eciye). 5menit gak ada dya bangun lagi, kayanya sih tadi belom tidur juga, nah sekarang giliran aku yang ngantuk dan gentian aku yang tiduran di pangkuan dya. 10menit lebih kayaknya posisi itu berlangsung dan aku merasakan dya mengecup keningku (padahal Cuma tidur boongan, haha). Sahabatku keluar kamar dan melihat aku tidur dya langsung ngomong “wah yang capek siapa yang tidur siapa” dalam hati aku langsung inget nahloh iya yah kok aku yang tidur? Akhirnya aku bangun dan tersenyum ke dya dalam hati ngomong “tau gak yah dya kalo tadi aku gak tidur?.” Sampai akhirnya ibuk sahabatku pulang dan kami ber-4 pun izinuntuk maen. Dijalan aku meluk dya erat banget seolah gamau kehilangan dya, masa bodoh dengan pandangan orang toh jarang ketemu. Rencananya sih mau ke cemara sewu lagi eh tapi sahabatku dengan pacarnya malah berhenti di tawangmangu yauda kami balik nyusuk mereka. Kami ber-4 duduk duduk gajebo gitu di pinggir jalan sambil makan molen, haha. Langit mulai gelap angin pun tak henti-hentinya bertiup, akhirnya kami memutuskan untuk pulang karena gerimis. Di jalan kami kehujanan dan aku melindungi dya dengan kedua tanganku (sok romantis dikit gpp kali). Karna hujan mulai deras kami berdua memutuskan untuk berteduh, saat itulah aku meminta lollipop yang dya janjikan untuk membelikan di daerahnya. Mengapa aku pilih lollipop? Karna itulah kesukaanku dan mengapa aku menyuruh dya membelikan disana dan jumlahnya pun harus 5 gaboleh lebih atau kurang, karna agar aku jadikan kenang-kenangan.  Ujan pun  reda dan kami mutusin untuk ke terminal nganterin dya balik kasian udah sore. Di tengah perjalanan dya berhenti dan menepi aku sempet bingung eh ternyata dya minta sesuatu (haha, gausa dijelasin kalian yang pernah pacaran pasti tau). Aku sempet bingung karna daerah situ kan rame, gak ada tempat buat pacaran. Akhirnya aku mutusin suatu tempat yah dipinggir sungai deket jalan juga tapi situ gak terlalu rame. Dya pun segera menciumku dan aku membalas ciumanya dunia pun serasa milik kami berdua. Eh begonya aku ternyata itu tempat deket sama tempat pelacuran, itu juga aku taunya setelah di sekolahan cerita sama temen-temen. Kami pacaran rada nekat dikit sih, haha. Karna waktu udah sore aku minta udahan dan segera membawa dya ke terminal kasian kan kalo gak dapet bus nanti dya gabisa pulang. Sampai di terminal kami menunggu lama, aku sempat cemas dan ku putuskan untuk mengantar dya ke palur. Awalnya dya gamau tapi aku paksa akhirnya mau juga. Dijalan dya memeluk aku erat banget, akunya malah gak konsen bawa motor, haha. Sampainya di palur dya menyuruhku untuk segera pulang, tapi aku gamau kalo dya belom dapet bus aku belom mau pulang. Dya berjalan ke arah datangnya bus dan melihatku masih di posisi tadi dya balik lagi dan untuk kedua kalinya menyuruhku agar segera pulang (waktu itu udah sore, maghrib padahal aku gabole pulang sore-sore). Dengan berat hati aku mutusin untuk pulang dan ninggalin dya sendiri menunggu bus. Waktu balik arah aku hampir mau ditabrak mobil soalnya gak lihat-lihat hehe. Sampainya di rumah aku gak dapet pintu masuk dan bapakku marah-marah gak karuan, aku Cuma bisa diem aja eh gak aku duga dya malah menyambitku dengan ikat pinggang yang bapakku pakai. Disitu aku sempat merasa sakit, dan ibuku segera menolongku dan memisahkan perselisihan itu. Aku lari ke kamar dan air mataku pun tumpah, ku raih hape di kantongku dan kubuka sms dya “kalo udah nyampe rumah sms” aku bilang kalo udah nyampe rumah dan aku spontan bilang kalo dimarahin bapak yang sempat menyabitku dengan ikat pinggang. Dari sms dya kelihatan kecemasan, tapi segera ku putar pembicaraan menanyakan apa dya udah dapet bus. Itulah pengalamanku seharian bersama dya. Dya orang yang aku kasih.
READMORE....!!